Ganjar : Butuh Piro? Pemprov Siap Bantu Atasi Pendangkalan Kali Bacin Tegal
Category : Slide News
Rabu, 08 Januari 2020
3 minggu 3 jam 32 menit yang lalu

ganjar pendangkalanTegal Kota_Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa Sore (07/01/20) melakukan kunjungan kerja ke Kota Tegal Jawa Tengah. Kedatangan Ganjar untuk melihat pendangkalan sungai Kali Bacin yang ditengarai menjadi penyebab tidak melaut ratusan nelayan Kota Tegal. Ganjar Tiba di Kota Tegal sekitar Pukul 03.15 disambut oleh Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, SE, MM dan Wakil Walikota Tegal H.M. Jumadi, ST, MM di Pelabuhan Jongor Blok J tepatnya di muara Kali Bacin.

Diiringi hujan Ganjar langsung menuju muara untuk melihat bagaimana dilokasi pendangkalan memang parah. Tingginya lumpur sangat mengganggu bahkan tidak bisa dilewati oleh kapal nelayan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan agar Walikota Tegal Dedy Yon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal melakukan normalisasi dan perbaikan. "Untuk mengatasi pendangkalan, Kota Tegal butuh duit piro, nah sisane ngko pemprov siap bantu" tegas Ganjar.

Namun Ganjar meminta setelah diperbaiki para nelayan bisa menjaga lingkungan sekitar muara dengan tidak membuang sampah sembarangan. "Ini dilakukan agar lingkungan bersih dan tidak bau serta harga ikan bisa naik karena fresh, trus mbok yo kali bacin diganti nama ojo kali bacin tapi kali wangi" tambah Ganjar.

Sementara itu Riswanto Ketua HNSI Kota Tegal mengatakan pengajuan pengerukan sungai kali bacin sudah pernah diusulkan beberapa tahun lalu namun gagal terus. Dengan adanya pendangkalan di sungi kali bacin, sekitar 200 nelayan warga gang etong rt 09/rw09 Kelurahan Tegal Sari Kota Tegal tidak bisa melaut.

"Tingginya lumpur membuat kapal nelayan tidak bisa keluar dan masuk untuk mencari ikan, padahal hanya kapal kecil dibawah 5 GT. Kasihan nelayan  dia kehilangan pendapatan 100 ribu perhari " ujar Riswanto. Semoga dengan tinjauan Pak Ganjar Pemerintah Kota Tegal segara mengatasi permasalahan pendangkalan ini.

Hak Cipta © 2020 Layanan Informasi Publik. Diskominfo.